Nomor Reverensi BNI

33

Nomor referensi BNI adalah kumpulan dari beberapa angka unik yang membedakan satu bank dengan bank yang lainnya. Saat melakukan transfer antar bank, mesin ATM akan memintamu untuk memasukkan nomor tersebut sebelum memasukkan nominal dan nomor rekening yang akan dikirimkan uang.

Karena dibuat sendiri, tidak ada ketentuan khusus mengenai nomor yang perlu dimasukkan, Anda bisa bebas membuatnya sesuka hati. Dan untuk penerima transfer, Anda bisa mendapatkan nomor referensi BNI dari pengirim.

Nomor referensi bank merupakan kumpulan dari beberapa angka unik yang membedakan antara satu bank dengan bank lainnya. Anda biasanya akan memasukkan nomor ini sebelum memasukkan nominal dan nomor rekening yang akan Anda kirimi uang. Umumnya, nomor referensi bank hanya terdiri atas 3 angka

Untuk kasus Bank BNI, nomor referensinya terbagi atas dua jenis yaitu nomor referensi nasabah dan nomor referensi bank. Untuk lebih rincinya, berikut penjelasan mengenai kedua nomor referensi Bank BNI tersebut :

 

1. Nomor referensi Nasabah BNI

 

Nomor referensi nasabah BNI merupakan sebuah nomor yang dibuat sendiri oleh nasabah sebagai tanda bahwa dirinya telah melakukan sebuah transaksi. Nomor ini diperlukan pada kegiatan transaksi untuk membayar suatu produk yang memiliki kode unik saja.

Karena nomor referensi ini dibuat sendiri, membuatnya tidak ada ketentuan khusus sehingga anda bisa membuatnya sesuka hati. Berbeda dengan nomor referensi resmi Bank BNI yang terdapat ketentuan khusus dalam penentuannya agar tidak sama dengan bank lainnya. Sedangkan untuk mengetahui nomor referensi nasabah ini pengirim dapat memintanya langsung ke pengirim atau tujuan.

Perbedaan yang paling jelas antara nomor referensi nasabah dengan nomor referensi bank ialah Anda tidak harus memasukkannya ketika melakukan transaksi.

 

2. Nomor Referensi Bank BNI

 

Nomor referensi Bank BNI sendiri merupakan nomor unik yang dimiliki bank sebagai pembeda antara satu bank dengan bank lainnya. Apabila pada nomor referensi nasabah tidak wajib dimasukkan ketika melakukan transaksi, berbeda dengan nomor referensi bank yang harus dimasukkan agar transaksi dapat dilakukan.

Dalam pembuatan nomor referensi bank ini terdapat beberapa ketentuan sehingga berbeda antara satu sama lain. Umumnya nomor ini terdiri hanya dari tiga angka saja dan dimasukkan pada awal nomor sebelum nomor rekening tujuan.